Cicipi Nanas dan Olahan Singkong, Wagub Kaltara: Ini Anugerah Tuhan

Cicipi

Long Bawan, Kaltara, Citynews.id – Sambil cicipi nanas dan olahan singkong, setelah sukses menggelar upacara bendera di puncak gunung Yuvai Semaring, Wakil Gubernur Kalimantan Utara Yansen TP juga menghadiri pesta panen buah nanas di Desa Kampung Baru, Kecamatan Krayan Timur.

Untuk diketahui, Desa Kampung Baru memiliki produk unggulan, yakni buah nanas dan singkong. Melalui Tim Penggerak PKK sebagai pengelola produk, singkong juga diolah menjadi makanan ringan dan di pasarkan di daerah sekitar.

Baca Juga: Satgas Yonif 144/JY Sosialisasikan Prokes dan Pengobatan Gratis di Batas Negeri

Pada kesempatan ini, Robertson Rining, mewakili masyarakat dalam sambutannya menyampaikan kepada Wakil Gubernur, bahwa saat ini hasil panen nanas di desa ini berlimpah-ruah, akan tetapi kondisi pandemi mengkibatkan pemasaran hasil panen keluar daerah terhambat.

Selain itu, sebagai pengelola hasil panen yaitu Tim Penggerak PKK Desa Kampung Baru, juga menginginkan diberi pembinaan dan bantuan dari pemerintah provinsi untuk pengolahan nanas dan singkong, sehingga jenis produk hasil olahan dari desa ini bertambah.

Cicipi

Anugerah Tuhan Untuk Krayan

Wagub Yansen TP menyimak dengan seksama penyampaian tersebut. Ia mengungkapkan satu kalimat untuk mementik semangat masyarakat.

“Bagaimana ini bermanfaat untuk kita,” kata Wagub Yansen TP, Selasa (17/8/2021).

Wagub Yansen TP menerangkan bahwa dalam kondisi pandemi saat ini kita patut bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan untuk Krayan, mulai dari beras, garam, buah-buahan tersedia di Krayan.

Baca Juga: Petani Milenial Cerita ke Presiden Soal Prospek Cerah Bertani Porang

Melihat potensi penghasil nanas di Krayan, Wagub Yansen TP akan menyampaikan kepada Gubernur. Untuk pengembangannya ia juga akan menyampaikan kepada Ketua TP PKK Provinsi juga agar mengadakan pelatihan di Krayan.

READ  Masjid Raya Baiturrahman Dibuat Lebih Terbuka Sesuai Arahan Gubernur Jateng

Akses jalan yang saat ini mulai digarap kembali oleh pemerintah akan menghubungkan Krayan-Malinau. Ini akan membuka akses masyarakat untuk menjalankan roda perekonomiannya.

“Sabar, tunggu waktunya datang. Jangan patah semangat, tetap kita programkan ini (pengembangan olahan nanas dan singkong), ini anugerah dari Tuhan. Yakin suatu saat ini akan menjadi sumber pendapatan,” pungkasnya. [PemprovKaltara]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*