Gubernur Kalimantan Utara Membuka Peluang Investasi

Gubernur Kalimantan Utara

Tarakan, Kalimantan Utara, Citynews.idGubernur Kalimantan Utara membuka peluang investasi dan transfer teknologi untuk investor, guna mendorong percepatan pembangunan

Guna mendorong percepatan pembangunan, Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang investasi dan transfer teknologi untuk investor. Dalam acara bertema ‘Towards Economic Development Cooperation’, Gubernur Zainal Arifin Paliwang menyampaikan kata sambutannya secara virtual dari Hotel Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Rabu (13/10)

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Investasi, Bahlil Lahadaila yang dalam hal ini juga menjabat sebagai ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Webinar ini menjadi rangkaian acara Investment Forum Summit yang akan lebih detail membahas perihal investigasi dan pengembangan potensi ekonomi di Kaltara.

Baca Juga: Polri Ogah Tanggapi Perang Tagar di Medsos : Tupoksi Kami Melindungi dan Mengayomi

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memaparkan bahwa Kaltara memiliki potensi yang sangat besar di sektor perikanan, rumput laut dan udang windu yang menjadi komoditas unggulan dengan nilai ekonomi tinggi. Apalagi hal tersebut didukung oleh panjang garis pantai Kaltara yang mencapai 3.955 km serta luas wilayah 75.467,70 km2.

“Saat ini pemerintah pusat sedang mempercepat pilot percontohan Net Zero Emission, dengan membangun Indonesia Green Industrial Park seluas 10.100 Hektare di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kalimantan Utara dimana kawasan ini akan menjadi kawasan industri hijau terbesar di dunia,” ungkap Gubernur.

Indonesia Green Industrial Park

Karena hal itu Gubernur mengundang para investor untuk melakukan kegiatan investasi di daerah kawasan industri yang ada di provinsi termuda ini.

Seperti pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) yang merupakan komitmen Pemprov Kaltara dalam diversifikasi sumber-summer pertumbuhan ekonomi.

“Saat ini pemerintah pusat sedang mempercepat pilot percontohan Net Zero Emission, dengan membangun Indonesia Green Industrial Park seluas 10.100 Hektare di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kalimantan Utara dimana kawasan ini akan menjadi kawasan industri hijau terbesar di dunia,” ungkap Gubernur.

READ  Perubahan Kelima UUD 1945 belum dibutuhkan

Baca Juga: Ganjar dan Sandiaga Berdiskusi Mengenai Pengembangan Sangiran

Karena hal itu Gubernur mengundang para investor untuk melakukan kegiatan investasi di daerah kawasan industri yang ada di provinsi termuda ini.

Seperti pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) yang merupakan komitmen Pemprov Kaltara dalam diversifikasi sumber-summer pertumbuhan ekonomi. [PemprovKaltara]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*