Kazahkstan Ajak Indonesia Kembangkan Peluang Kerja Sama di Berbagai Bidang

Jakarta, citynews.id – Pemerintah Kazakhstan menawarkan berbagai peluang kerja sama dengan Indonesia. Terutama kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, pertahanan hingga pariwisata. Seperti disampaikan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov saat bertemu Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (2/3).

“Kami adalah negara leader di Asia Tengah yang berbatasan langsung dengan Rusia, China, Iran, dan Turki. Dengan peluang yang ada, Indonesia bisa mendapatkan kemudahan untuk kegiatan ekspor yang menuju Eropa,” tutur Daniyar.

Ada beberapa sektor yang ditawarkan Daniyar dalam pertemuannya dengan Moeldoko. Seperti kulit untuk bahan sepatu, gandum untuk pembuatan mie instan, ada juga produksi alat pertahanan seperti torpedo, armor vehicle, senjata mesin, hingga Kawasan wisata moeslim heritage sebagai alternatif perjalanan ibadan umrah masyarakat Indonesia.

Bahkan, Daniyar mengungkapkan, Pemerintah Kazakhstan berencana menggelar pertemuan dengan maskapai Lion Air untuk membuka penerbangan langsung Indonesia – Kazakhstan. “Saat ini, tidak ada penerbangan langsung dari Kazakhstan ke Indonesia atau sebaliknya. Dari Kazakhstan ke Indonesia atau sebaliknya harus melalui Kuala Lumpur,” terang Daniyar.

Di sisi lain, Daniyar juga bilang, sudah ada beberapa investor Kazakhstan yang menanamkan investasinya di Indonesia. Salah satunya di sektor micro finance. Selain itu, pemerintah Kazahkstan juga berminat untuk membawa investornya ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumbawa.

Dari beberapa peluang yang ada, Daniyar berharap, Indonesia bisa menjadi mitra dagang utama Kazakhstan seperti Malaysia. “Ini peluang bagi Indonesia untuk mencari pasar baru. Saya rasa Kazahkstan negara yang tepat untuk itu. Kami siap membuka dialog lebih lanjut untuk membuka kerja sama ini,” imbuh Daniyar.

Menanggapi pernyataan Daniyar, Moeldoko yang didampingi Deputi III Kepala Staf Kepresiden (KSP) Panutan S. Sulendrakusuma dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V KSP Siti Ruhaini Dzuhayatin menyambut baik penawaran kerja sama dari Kazakhstan. Bahkan Moeldoko siap mengkaji lebih jauh peluang-peluang kerja sama tersebut. “Kami perlu lebih memahami Kazakhstan baik dari sisi politik, ekonomi, budaya. Komunikasi harus kita bangun agar lebih dekat, sehingga semakin membuka peluang dari berbagai hal,” jelas Moeldoko. [KSP]

READ  Beras untuk Program Sembako dari Petani Jepara

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*