Menko Marves: Kereta Bandara Beroperasi, Dongkrak Pariwisata Yogya

Menko Marves

Yogjakarta, Citynews.idMenko Marves  (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) Luhut Binsar Pandjaitan didampingi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti meresmikan pembangunan stasiun dan sarana prasarana kereta bandara yang berada di Yogyakarta International Airport (YIA).

Sebelumnya diresmikan kereta bandara ini telah melalui uji coba dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Uji coba yang dilakukan ini meliputi sistem operasi hingga persinyalannya.

Baca Juga: Panglima TNI Tinjau Isoter Terapung KM. Tidar di Jayapura

Kereta bandara akan menghubungkan akses penumpang dari YIA menuju Stasiun Yogyakarta. Kereta bandara Yogyakarta direncanakan melayani 28 perjalanan dengan kapasitas 200 penumpang per perjalanan atau 5.600 penumpang per hari.

Pada kesempatan tersebut Menko Marves mengungkap bahwa kereta api bandara ini termasuk salah satu proyek strategis nasional dengan nilai anggaram sekitar Rp 1,1 triliun. Proyek ini mulai dikerjakan sejak tahun 2015.

 “Operasional kereta bandara ini melengkapi sarana pendukung Bandara YIA selain moda transportasi darat lain, seperti taksi dan Bus Damri yang sebelumnya sudah beroperasi,” katanya, Jumat (27/8/2021).

Selama perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga ke YIA ia sangat menikmati perjalanannya tersebut. “Sangat nyaman. Karena pemandangannya bagus. Kereta apinya juga bagus,” katanya.

Menurut Luhut, dengan adanya KA khusus bandara ini bisa mendongkrak pariwisata di DIY. Dengan kemudahan aksesbilitas bagi wisatawan diharapkan kunjungan wisata di DIY mengalami peningkatan.

Pertumbuhan Pariwisata

“Juga dalam pembangunannya membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kemudahan aksesbilitas daripada masyarakat yang ramah lingkungan. Kita sudah mengetahui bahwa Yogyakarta merupakan Kota Pelajar, tujuan destinasi wisata, KSPN. Sehingga KA ini disiapkan untuk meningkatkan juga perhubungan pariwisata ke daerah ini,” paparnya.

READ  Pemprov Sumut Usulkan Pusat Ekspor di Forum IMT-GT

Sementara itu Walikota Yogyakarta sangat bersyukur karena pengerjaan kereta bandara dapat selesai dengan cepat, ia pun berharap dengan adanya kereta tersebut dapat mendongkrak geliat pariwisata di DIY, khususnya untum Kota Yogya.

Baca Juga: Presiden Bertemu Partai Koalisi, Beberkan Angka Penanganan Covid-19

Terkait kenyamanan dan keamanan bagj para wisatawan yang akan datang ke Kota Yogya, Walikota mengungkapkan telah mencanangkan Stasiun Yogyakarta dan kawasan Malioboro sebagai kawasan wajib memakai Masker dan wajib vaksin.

“Ini dalam rangka percepatan program pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya pencanangan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan herd imunity bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diawali di Stasiun Yogyakarta, dan kawasan Malioboro karena kedua tempat tersebut adalah tempat dimana masyarakat sering berkumpul

“Karena kita ingin di tempat tempat masyarakat berkumpul harus wajib Masker dan Vaksin. Pencanangan ini akan kita lanjutkan ke tempat yang lainnya, seperti di perbatasan kota, tempat keramaian, serta tempat kegiatan masyarakat,” katanya. [PemprovJogja]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*