Menko Marves Luhut Targetkan 1000 hektar Food Estate di Sumatera Utara

Menko Marves

Jakarta, Citynews.id –  Menko Marves (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi), Luhut B. Pandjaitan memimpin rapat koordinasi bersama Menteri PUPR, Menteri Pertanian, Menteri ATR/BPN, dan jajaran terkait untuk memantau kemajuan Program Food Estate (FE) Sumatera Utara dan persiapan pembangunan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Horti (TSTH2) Pollung,  pada Jumat, 27 Agustus 2021 secara virtual.

Menko Luhut menyampaikan Pengembangan Food Estate telah dilakukan kerjasama dengan enam off taker (Parnaraya, Indofood, Eden Farm, Bisi, Wings, Ewindo) untuk pelaksanaan demontration plot. “Target kita 1000 hektar ini jangan sampai meleset dan saya kira perkembangan sudah berjalan dan bagus. Mengenai perkembangan lahan pertanian kalau bisa PUPR lahannya segera dituntaskan sehingga 1000 hektar bisa selesai akhir tahun,” ungkap Menko Luhut.

Baca Juga: HUT Maluku ke-76, Pengalihan PI 10% Maluku resmi masuk tahap 7

Dr. Van Basten selaku Manajer Lapangan FE Sumatera Utara menyampaikan saat ini juga sedang dilaksanakan Musim Tanam Kedua (MT-2) di lahan 215 ha yang diikuti oleh 68 KK dengan total luas 28.24 ha. Partisipasi masayarakat pada MT-2 masih rendah karena masih terbatasnya infrastruktur, modal, kemampuan pengolahan tanah, serta kejelasan skema kerjasama dengan investor. Selain itu, secara paralel juga sedang dilakukan pelaksanaan Sertifikasi lahan oleh Pemkab Humbahas dan Kantor Pertanahan serta penyiapan lahan untuk FE 785 ha.

Perlu Kerjasama Semua Pihak Terkait

Menko Marves Luhut berharap Kementerian Pertanian melakukan layout penanaman dan pemetaan kesesuaian lahan FE Tahap II. Kemudian, Kementerian ATR/BPN untuk melakukan percepatan penyelesaian KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) dan Proses Sertifikasi bersama dengan Pemkab Humbahas dan Kementerian LHK untuk asistensi penyusunan dokumen Lingkungan, penyiapan FE Tahap II, dan proses ijin kerjasama penggunaan Kawasan hutan untuk jalan. “Selanjutnya, Pemkab Humbahas melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait skema kerjasama dan land clearing di lahan 785 ha serta fasilitasi Timdu dan dokumen lingkungan untuk pembangunan jalan penghubung FE 215. Selain itu, perlu dilakukan percepatan penyusunan Perpres Food Estate,” tambah Menko Luhut.

READ  Dirjen Pothan Kemhan: Bukan Banyak Gaya Tetapi Banyak Karya

Menyambung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Kementerian PUPR yang mendukung pembangunan jaringan air irigasi di food estate, memantau pengolahan lahannya. “Posisi Kementan sesuai gugus tugas yang ada sepenuhnya membantu. Kita masih mengawal penuh area 215 hektar dan sudah berproses dan diolah ditanami. Selain itu, pelatihan bimtek secara intensif juga dilaksanakan di sana,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*