Namanya Memang Pantai Kutang

Pantai Kutang, Lamongan, Jawa Timur

Tuban, citynews.id – Langit jingga dan warna laut yang memerah menjadi daya tarik tersendiri bila berada di Pantai Kutang. Tak heran bila masyarakat Lamongan di Jawa Timur sangat akrab dengan tempat wisata yang tergolong baru ini. Pantai yang memiliki nama yang unik ini memiliki pesona yang tidak kalah dengan kawasan pesisir pantai utara lainnya. Namanya saja sudah membuat penasaran dan bertanya, kalau ada destinasi wisata halal lalu apakah pantai ini masuk kategori wisata tidak halal?

Pantai Kutang Tuban yang terletak di Lamongan ini memang namanya Pantai Kutang, bukan Pantai Bra.  Mengapa pantai ini bisa diberi nama Pantai Kutang? Konon, sebelum dikenal oleh banyak orang, pantai ini menjadi tempat berkumpul pengunjung muda usia, entah dengan alasan apa selesai berwisata di pantai yang banyak ditanami mangrove ini, mereka pasti meninggalkan pakaian dalam mereka.

Pantai tergolong masih alami, sederhana dan memang belum dilengkapi fasilitas memadai seperti di lokasi wisata-wisata lainnya. Belum memanfaatkan kekuatan kuliner lokal, jadi memang masih jauh dari pra-sarana yang tersedia pada umumnya.

Sejauh mata memandang, terhampar area hutan pohon mangrove dan pohon kelapa di pesisir pantai. Banyak anak kecil bermain dengan ombak kecil atau ayunan yang terpasang yang ada di bawah pohon mangrove. Bila air surut,   terlihat batu-batu karang yang diselimuti oleh lumut, serta air yang terlihat hijau di bawah pohon turut menambah suasana asri. Apalagi dedaunan mangrove yang cukup lebat, mampu menjadi payung alami untuk menutupi dari pancaran sinar matahari. Bagi penggemar fotografi, tempat ini layak dikunjungi.

Sebelum pantai ini menjadi obyek wisata lokal, masyarakat sekitar sering melihat bra yang ditinggalkan, tersangkut atau memang sengaja dibiarkan tergantung di dahan pohon mangrove. akhirnya pantai ini diberi nama Pantai Kutang, entah kemudian hari bila sudah modern mungkin menjadi Pantai Kutang Asri atau Pantai Kutang Molek. Tentu saja mereka yang sengaja menautkan bra di dahan mangrove, hanya meninggalkan jejak bra-nya saja, tanpa isinya. [Jerimia R. Vegas]

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*