Para Nasabah Korban Jiwasraya Protes Serangan Membabi-buta Jajaran Direksi

Jakarta, citynews.id – Para nasabah korban Asuransi Jiwasraya yang tergabung dalam Forum Nasabah Korban Jiwasraya (FNKJ) menolak keras tudingan yang disampaikan kepada para nasabah sebagai pihak yang terlibat dalam kisruh Kongres Luar Biasa Partai Demokrat (KLB Partai Demokrat).

Tudingan dan tuduhan-tuduhan itu adalah fitnah, dan sengaja untuk memojokkan para nasabah korban PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yang sedang menuntut haknya. Hal itu ditegaskan Ketua Umum Forum Nasabah Korban Jiwasraya (FNKJ), Ana Rustiana, dalam penjelasannya, Minggu (14/03/2021). Ana Rustiana sangat menyayangkan pihak-pihak luar yang ingin memutarbalikkan fakta tentang program restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menurutnya, ada saja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab berupaya menyebarkan fitnah dengan menggiring opini di media sosial, dengan mengaitkan pertemuan FKJN dengan Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko berkaitan dengan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) di Sumatera Utara (Medan). “Ada oknum yang berupaya memanfaatkan pertemuan FNKJ dengan Pak Moeldoko dalam rangka upaya KLB PD. Karena FNKJ belum sehebat itu terlibat di KLB Demokrat,” ungkap Ana Rustiana lewat sambungan telepon.

Menurutnya, pertemuan FNKJ dengan KSP beberapa waktu lalu, adalah dalam rangka membahas persoalan program restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya. Ana Rustiana juga membantah tuduhan yang menyatakan pertemuan FNKJ dengan KSP difasilitasi oleh mantan politisi PD, Marzuki Alie. “FNKJ tidak masuk ke KSP lewat Marzuki Alie, tapi lewat Acara KSP Mendengar. Enggak mungkinlah FNKJ bisa ditumpangi politik. Kami cuma nuntut hak,” ungkapnya.

Dalam pertemuan FNKJ dengan KSP tersebut, Ana menjelaskan, pihaknya hanya menyampaikan kejanggalan program restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya. “Waktu bertemu dengan Bapak Moeldoko, yang kami sampaikan minta waktu untuk ketemu Bapak Presiden,” ujarnya.

Pertemuan tersebut ternyata membuahkan hasil. Menurut Ana, KSP sudah mengagendakan pertemuan mediasi antara FNKJ, PT Asuransi Jiwasraya dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Minggu depan mediasi dengan Jiwasraya dan Kementerian BUMN,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ana menyebut, pihak PT Asuransi Jiwasraya berupaya membangun opini dengan seolah-olah para korban pemegang polis menerima program restrukturisasi tersebut. “Jadi Jiwasraya berupaya menyerang kita dengan memutarbalikkan fakta seolah-olah kita setuju. Bahkan sempat ada karangan bunga di kantor Jiwasraya yang mengatasnamakan mendukung program restrukturisasi,” pungkasnya. [Jon]

READ  Hanya Tampung 2.000 Jemaah, Masjid Istiqlal Kembali Dibuka Dengan Prokes

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*