Pemkab Toba Akan Melarang Acara Pesta untuk Antisipasi Covid-19

Pemkab Toba

Balige, citynews.id – Guna menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba akan menerbitkan kembali Surat Edaran (SE) larangan menyelenggarakan pesta untuk sementara waktu. “Kami sudah berencana menerbitkannya. Ini mau kami rapatkan konsepnya,” kata Wakil Bupati Tonny M. Simanjuntak di ruang kerjanya di Balige, Senin (2/7/2021).

Tak hanya itu, Wabup Tonny Simanjuntak juga mengatakan, portal di pintu masuk setiap desa akan kembali diberlakukan. Dengan maksud setiap orang yang masuk desa, diukur suhu tubuh dan ditanya seputar keperluan masuk desa.

Baca Juga: Pemasaran Digital, Resep UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Menurutnya, dengan cara itu, penyebaran Covid-19 di daerahnya bisa terputus. Tidak seperti belakangan ini warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Terkait insentif tenaga medis yang menangani Covid-19, Wabup Tonny Simanjuntak mengatakan akan segera dicairkan.

“Hal ini sudah menjadi perhatian kami dan dalam waktu dekat akan dicairkan,” sebutnya.

Partisipasi Masyarakat

Banyak hal disampaikan Wabup dalam kesempatan itu. Namun untuk percepatan pemutusan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Toba, Ia mengharapkan masyarakat Toba berperan aktif memutus penyebaran Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M di kehidupan sehari-hari.

“Memakai masker, rajin mencuci cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan atau keramaian serta mengurangi mobilitas,” lanjutnya.

Kabupaten Toba kini berada pada kriteria level 3 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pemerintahan Kabupaten Toba telah menerapkan sistim Work From Home (WFH) sebesar 25% dari jumlah Aparatur sipil negara (ASN) dan Work From Office (WFO) sebesar 75% jumlah ASN telah diberlakukan sejak pekan lalu.

Baca Juga: Pemerintah Gandeng 23 Merek Favorit untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Pemberlakuan WFH dan WFO, sesuai dengan surat edaran Bupati Toba Nomor 440/3310/Satgas/Covid-19/2021 tentang penyesuaian sistim kerja dan gerakan ASN disiplin protokol kesehatan sebagai teladan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Toba.

READ  Kisah Jack Harun, Ganjar : Kelamnya Masa Lalu Jangan Sampai Jadi Penentu Masa Depan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemkab Toba melalui Yosephin Pretty Lubis selaku Kasubbag Umum dan Kepegawaian, mengatakan telah menerapkan sistim WFH dan sistim WFO, sejak edaran Bupati Toba dikeluarkan.

Memasuki bulan Agustus 2021, sebaran infeksi Covid-19 di Kabupaten Toba berdasarkan update per 2 Agustus 2021, sudah menembus 1.762 setelah hari ini bertambah warga terinfeksi baru sebanyak 26 pasien dan 4 kasus pasien meninggal.

Demikian disampaikan Jubir Satgas Covid-19 Toba ,Lalo Hartono Simanjuntak, Senin (2/8/2021). [PemkabToba]

1 Trackback / Pingback

  1. Wagub Musa Dampingi Wakapolri Tinjau Penanganan Covid-19 di Sumut -

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*