Pemprov dan Kiai se-Jateng Gelar Doa untuk Keselamatan Bangsa

Pemprov

Brebes, Citynews.id – Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jawa Tengah bersama kiai Majlis Dzikir Al-Tsawab se -Jawa Tengah menggelar zikir dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, Minggu (15/8/2021) malam.

Kegiatan yang sekaligus sebagai doa dalam rangka HUT ke-71 Jawa Tengah tersebut berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Habibatain, Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Diikuti anggota majlis zikir secara virtual di daerah lain,  doa bersama dilakukan dengan pembacaan ayat suci dan zikir.

Baca Juga:  Manfaatkan Teknologi Digital sebagai Media Promosi, Dekranas Luncurkan Majalah

Para peserta zikir terlihat khusyuk mengikuti acara. Mereka hanyut dalam doa dan bacaan zikir yang mereka lantunkan sampai malam mendekati larut.

Menurut koordinator acara, KH Muhammadun Sya’roni, kegiatan dilakukan untuk memperingati hari jadi Jateng. Tujuannya, sebagai bentuk syukur kepada pendahulu yang telah memberi pondasi kemajuan.

“Kebetulan Jawa Tengah ulang tahun. Jadi kita patut bersyukur kepada pendahulu-pendahulu kita yang telah memberikan pondasi-pondasi kemajuan yang saat ini kita rasakan, baik itu di pendidikan, di ekonomi dan lain sebagainya,” kata Muhammadun, di masjid Ponpes Al Habibatain, Minggu malam.

Jawa Tengah Makin Tangguh

Dalam kegiatan hari jadi itu, dia berdoa agar Provinsi Jateng makin tangguh,  serta ke depannya lebih mapan. Masyarakatnya pun bisa terus membanggakan. Dia juga berharap Jawa Tengah bisa menginspirasi provinsi lainnya.

Menurutnya, kegiatan diikuti secara serentak di daerah lain. Hal itu sesuai dengan harapannya sebagai koordinator acara.

Alhamdulilah tadi saya lihat memang semua mengikuti. Bahkan yang tadinya saya pikir tidak seramai ini, tadi partisipan sampai 50 orang lebih,” terangnya.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Minta Menkes Pangkas Harga Tes PCR

READ  Gubernur Ganjar: Sekolah di Bawah Pemprov, Tak Wajibkan Seragam

Kegiatan juga sebagai bentuk perhatian kepada sesama yang tengah berjuang melawan pandemi. Sebab virus tersebut semakin mengancam dan bahkan menyebabkan banyaknya korban jiwa.

Dengan kegiatan doa, lanjut dia, harapannya suasana akan kembali seperti sedia kala. Yaitu, kembali sehat dan selamat. Sehingga, bangsa ini akan selamat berkat doa yang telah dipanjatkan.

Pengasuh Ponpes Al Habibatain KH Muhammad Khoif Sya’roni mengatakan, santrinya yang terlibat ikut doa bersama ada sekitar 50-60 orang. Dengan bacaan di antaranya Surat Al Kahfi dan Ratibul Hadad, yang intinya berisi doa keselamatan.

“Mudah-mudahan wabah yang melanda Jawa Tengah khususnya, dan Indonesia pada umumnya, segera diangkat oleh Allah SWT,” ucapnya penuh harap. [PemprovJateng]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*