Percepat Fakultas Kedokteran UBT, Gubernur Kaltara akan Temui Mendikbudristek

Percepat

Tanjung Selor, Kaltara, Citynews.id – Percepat Fakultas Kedokteran UBT, Gubernur akan segera menemui Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim seusai menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH. M.Hum dijadwalkan akan menemui Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudriset) Nadiem Anwar Makarim.

Rencana itu akan dilakukan Gubernur pekan depan atau seusai menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Sabtu (2/10/2021).

Baca Juga: Wapres Ma’ruf Amin Puji Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) Kota Bandung

Maksud Gubernur menemui Menteri Nadiem guna membahas penambahan fakultas di Universitas Borneo Tarakan (UBT).

“Kita akan percepat proses pembentukan Fakultas Kedokteran di Universitas Borneo Tarakan, sehingga saya jadwalkan akan menemui Menteri Pendidikan di Jakarta setelah acara pembukaan PON Papua nanti,” kata Gubernur sebelum bertokal ke Papua, Kamis (30/9).

Universitas Borneo Tarakan disingkat UBT

Untuk diketahui, saat ini UBT memiliki tujuh fakultas. Yaitu Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Kesehatan.

Bertambahnya satu fakultas di kampus terbesar di Bumi Benuanta itu dimaksudkan untuk mempermudah putra-putri daerah yang ingin belajar ilmu kedokteran.

“Sehingga tidak perlu lagi anak-anak kita di Kaltara yang ingin belajar ilmu kedokteran jauh-jauh ke luar daerah. Untuk itu, saya akan mempercepatnya di kementerian terkait,” ujarnya.

Pada kunjungan kerjanya di Kemendikbudristek nanti, dipastikan Rektor UBT Prof Dr Adri Patton turut serta mendampingi Gubernur.

Termasuk Wali Kota Tarakan, dr Khairul, M.Kes, dan kepala daerah lainnya di Kaltara secara virtual.

Gubernur menambahkan UBT sudah sepantasnya membuka Fakultas Kedokteran. Apalagi dari pihak UBT menyatakan kesiapannya.

READ  Perubahan Kelima UUD 1945 belum dibutuhkan

Baca Juga: Penyelesaian Sengketa GKI Yasmin, Moeldoko: Momentum Penguatan Toleransi

“UBT sudah menyiapkan segala keperluannya, selain itu di Kaltara ini juga sudah ada rumah sakit yang bisa digunakan untuk kepentingan studi bagi mahasiswa yang menempuh ilmu kedokteran,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga dijadwalkan bertemu Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI), guna membahas pembentukan TVRI Kaltara.

“Bertepatan dengan HUT Kaltara 25 Oktober nanti, TVRI Kaltara sudah bisa mengudara menyampaikan informasi ke pelosok Kaltara langsung dari Kaltara. Kantornya di Tanjung Selor,” tambah dia. [PemprovKaltara]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*