Pemerintah Gandeng 23 Merek Favorit untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Pemerintah

Jakarta, Kominfo – Pandemi membuat membatasi mobilitas penduduk relatif terbatas untuk menekan penyebaran Covid-19. Pemerintah optimistis Indonesia akan berhasil mengatasi pandemi secara gotong royong antara pemerintah dan perusahaan swasta. Salah satunya melalui kampanye GRAB Bersatu untuk Indonesia dengan 23 merek favorit Indonesia bertajuk “Bawa Merdeka Untuk Semua”.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif Grab dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dengan meluncurkan kampanye bertajuk ‘Bersatu’ dengan tujuan utama untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dimana kampanye Bersatu ini akan bekerja sama dengan 23 merek favorit Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam  Konferensi Pers Virtual dengan 23 Merek Legendaris Indonesia dari Jakarta, Senin (02/8/2021).

Baca Juga: Presiden Putuskan PPKM Level 4 Dilanjutkan Sampai 9 Agustus

Lebih lanjut, Menko Marves menyampaikan kolaborasi antar pihak sangat diperlukan untuk memperluas dampak positif guna mendorong pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, digitalisasi juga memegang peranan kunci dalam mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dalam negeri di masa pandemi ini.

Harapan bagi Jutaan UMKM

“Saya berharap agar sinergi yang dilakukan oleh banyak pihak dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia ini dapat memberikan harapan bagi jutaan UMKM di Indonesia yang merupakan tulang punggung penggerak ekonomi nasional,” ujarnya.

Menurut Menko Luhut dengan adanya PPKM  Jawa Bali selama beberapa minggu terakhir ini, nampak terlihat perbaikan dalam beberapa indikator seperti kasus harian yang sudah mengalami penurunan hingga 50 persen dari puncaknya pada beberapa waktu lalu. Selain itu indikator lainnya seperti keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio ( BOR ) juga mengalami perbaikan khususnya di Jawa dan Bali.

READ  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Ketum Golkar Airlangga Hartarto Pecat Azis Syamsuddin

“Dalam PPKM ini saya kira pemerintah sudah menyiapkan semuanya secara terpadu atau holistik mulai dari testing, tracing, treatment  sampai menyangkut masalah vaksinasi. Protokol kesehatan 3M semua dilakukan secara holistik dan pemerintah sudah punya timetable  pelaksanaannya,” ungkapnya.

Menko Marves menyampaikan rasa keprihatinan kepada masyarakat yang harus merasakan efek PPKM dengan sangat pahit seperti harus dirumahkan sementara, di-PHK, dan sampai harus bergantung kepada bantuan sosial dari Pemerintah.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pemkab Toba Akan Melarang Acara Pesta untuk Antisipasi Covid-19 -
  2. Pemkot Semarang Akan Pasang Alat Pendingin Otomatis di Traffic Light -

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*