Smart City di Jepara Dimulai 2022

Smart City

Jepara, Jawa Tengah, Citynews.idSmart City di Jepara akan dimulai tahun 2022 mendatang, setelah rampungnya beberapa waktu lalu mengenai penyusunan dokumen masterplan atau rencana induk smart city Kabupaten Jepara 

Pemerintah Kabupaten Jepara memastikan pelaksanaan program kota pintar (smart city) pada 2022. Terlebih, penyusunan dokumen masterplan atau rencana induk smart city di Jepara sudah selesai.

Asisten I Sekda Kabupaten Jepara Dwi Riyanto menyampaikan, smart city merupakan jawaban atas tuntutan layanan publik, sebagai akibat dari semakin berkembangnya teknologi informasi yang terjadi sekarang. Sehingga, dengan rampungnya seluruh dokumen tersebut, diharapkan semakin memperjelas dan mempertegas langkah seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan rencana tersebut.

Baca Juga: Empat Peran Penting Perguruan Tinggi Dalam Majukan Industri Produk Halal

“Terus bergerak lebih cerdas, kreatif, inovatif, dan solutif, dalam memenuhi harapan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih mudah, murah, dengan hasil yang efektif dan efisien,” jelasnya saat menutup bimbingan teknis tahap IV penyusunan masterplan smart city , di Gedung Shima Setda Jepara, Jumat (12/11/2021).

Disampaikan, tersusunnya dokumen masterplan itu, juga dibarengi dengan program unggulan percepatan (quick win). Di mana, ada enam inovasi dalam program quick win atas enam pilar kota pintar.

Mal Pelayanan Publik

Pertama, lanjutnya, dalam dimensi tata kelola pemerintahan pintar ada pelayanan online administrasi kependudukan dari Disdukcapil. Kedua, tata kelola perekonomian pintar ada aplikasi sistem informasi monitoring dan evaluasi CSR (Simoncer) dari Bagian Perekonomian Setda, dan ketiga, konsep masyarakat cerdas ada inovasi Emas Berlian dari Diskarpus.

Ditambahkan, quick win keempat, ada Mal Pelayanan Publik dari DPMPTSP. Kelima, tata kelola hunian pintar ada aplikasi Sicepatonas dari Dinkes. Keenam, pengelolaan lingkungan pintar ada program desa mandiri sampah dari DLH.

READ  Soroti Situasi Afghanistan di KTT ASEM Ke-13, Presiden Jokowi: Indonesia Siap Bantu

Baca Juga: Bupati Toba : Mari Berlomba-lomba Membuat Pelayanan yang Bagus bagi Wisatawan

“Saya meminta kepada seluruh perangkat daerah yang kegiatannya terpilih sebagai quick win untuk benar-benar memperhatikan, menyelesaikan, dan melaksanakan secara berkelanjutan,” lanjut Dwi.

Tenaga ahli Kementerian Kominfo RI Theodoor Sukardi menilai, perlu ada peraturan daerah (perda) di Jepara tentang program smart city. Tujuannya, sebagai payung hukum sekaligus landasan untuk mengambangkan Kabupaten Jepara lebih bagus lagi.

“Pandemi ini mempercepat kita menjadi kota yang cerdas,” tutur dia. [PemkabJepara]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Website Protected by Spam Master