Usai Libur Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Masih Fluktuatif

Pekalongan, citynews.id – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Pekalongan terpantau beragam atau fluktuatif, usai libur Idulfitri 1442 Hijriah.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan, Sri Haryati, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/5/2021), mengungkapkan, per 17 Mei 2021, harga gula pasir cenderung sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp.12.500 per kilogram. Kenaikan harga kebutuhan pokok justru terlihat pada harga daging sapi dan ayam ras. Kedua komoditas tersebut mengalami kenaikan harga sejak menjelang lebaran. Saat ini, harga daging sapi berkisar Rp120 ribu per kilogram dan daging ayam ras sebesar Rp42 ribu per kilogram.

“Untuk daging memang permintaan dari masyarakat cukup tinggi, sehingga hal ini mempengaruhi harga, mengingat memang untuk suplai daging berasal dari luar Kota Pekalongan. Tetapi, untuk stok semua kebutuhan pokok masih aman,” ungkap Sri.

Lebih lanjut dijelaskan, komoditas cabai mengalami penurunan harga dibandingkan dengan sebelum lebaran dan Hari Raya Idulfitri. Harga cabai merah besar turun menjadi Rp35 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp50 ribu per kilogram, dan dan cabai rawit hijau Rp25 ribu per kilogram. Lalu, harga bawang merah Rp35 ribu per kilogram, bawang putih lokal Rp15 ribu per kilogram, dan bawang putih impor Rp28 ribu per kilogram.

“Untuk gas elpiji tiga kilogram yang kami pantau di agen dan pangkalan masih stabil harganya sesuai dengan HET atau Rp15.500. Tetapi, (harga tersebut) memang untuk di toko/ecer biasanya harganya beragam karena ada penambahan biaya,” imbuhnya. [PemprovJabar]

READ  BMKG Ingatkan Pacitan Harus Siap dengan Skenario Terburuk Tsunami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*