Wakasad : Perhatikan Berbagai Aspek Ancaman Dalam Penugasan

Wakasad

Jakarta, Citynews.idWakasad dalam acara pembekalan kepada Pasis Seskoau mengingatkan agar dalam setiap penugasan harus memperhatikan berbagai aspek ancaman

Dalam melaksanakan tugas tentunya disesuaikan dengan matra masing-masing baik darat, laut, dan udara di bidang pertahanan, keamanan wilayah perbatasan, pembangunan kekuatan, dan pemberdayaan wilayah pertahanan. Penugasan ini tentunya harus diperhatikan berbagai aspek ancaman yang harus diperhitungkan dalam melaksanakan tugas-tugas yang amanahkan.

Demikian yang disampaikan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., saat memberikan ceramah pembekalan mengenai “Ancaman Aspek Darat Ke Depan, Pembinaan Kekuatan dan Kemampuan TNI AD” kepada Pasis Seskoau Angkatan ke-58 di Gedung Widya Mandala I, Seskoau, Lembang, Bandung, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Kementerian PUPR Terapkan Inovasi Pembangunan Infrastruktur yang Makin Cepat, Efisien, Akurat dan Berkualitas

Ancaman aspek darat, lanjut Wakasad, meliputi ancaman militer, ancaman nir militer, dan ancaman hibrida yang bersifat potensial dan aktual, kondisi tersebut dapat diantisipasi dengan memperkuat sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) yang melibatkan semua komponen bangsa.

Dari persoalan-persoalan lingkungan strategis dan ancaman yang ada, tentunya harus menyusun konsep kebijakan strategis pembinaan TNI AD yang dapat dipergunakan dalam melaksanakan tugas sesuai kepentingan operasi TNI dan harus sejalan dengan tujuan nasional yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Sishankamrata yang terintegrasi dan modern

Lanjut dikatakan bahwa tujuan dan sasaran strategis pembinaan TNI AD, terdapat dua hal pokok yaitu terbangunnya Sishankamrata yang terintegrasi serta modern guna mewujudkan postur TNI yang tangguh dalam mengatasi ancaman dan terwujudya tata kelola sistem pertahanan negara yang baik, kemudian terselenggaranya pengelolaan sumber daya dan wilayah pertahanan.

READ  Presiden Jokowi dan Ibu Negara Salat Idulfitri di Halaman Istana Kepresidenan Bogor

Sebelum memulai ceramah, Danseskoau Marsda TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., yang turut hadir menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakasad yang telah berkenan meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan informasi terkini ancaman aspek darat.

“Sebuah kehormatan bagi Seskoau mendapatkan kesempatan bertemu secara daring sehingga dapat bersilaturahmi, sharing informasi, dan menjadi bekal bagi Pasis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kedepannya,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Kemitraan Saling Menghormati di KTT ASEAN-RRT

Danseskoau berharap kepada Pasis materi yang disampaikan Wakasad dapat disusun sebuah rangkuman sebagai bahan informasi dan bekal dalam penugasan di kesatuan.

Ceramah ini diikuti 127 Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga terbagi dalam dua ruangan yaitu ruang kelas Widya Mandala I dan ruang DAK Widya Mandala I. Turut hadir dalam acara ini Wadanseskoau Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., para pejabat, perwakilan Dosen dan Patun Seskoau. [MabesTNI]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Website Protected by Spam Master