Wali Kota Malang Dukung Gerakan 1.000 Startup Digital

Wali Kota Malang

Malang, Jawa Timur, Citynews.idWali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mendukung Gerakan 1.000 Startup Digital untuk menjaring potensi usaha digital baru.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuat program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital untuk menjaring potensi usaha digital baru. Tahun ini, program tersebut digelar di 20 daerah se-Indonesia, termasuk Kota Malang.

Selama satu bulan terakhir, di wilayah Kota Malang sudah ada lebih dsri lima roadshow yang diikuti oleh 2.800 peserta. Pada Rabu (15/9/2021), Regional Officer Malang Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital kembali menggelar roadshow bersama Ngalup Collaborative Network.

Baca Juga: Staf Ahli Bidang SDM Buka Secara Resmi Sosialisasi Pelaku Usaha Industri terhadap Pengembangan Ruang Kreasi dan Jaringan Orang Kreatif di Kota Palu.

Koordinator Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, Sonny Hendra Sudaryana mengungkapkan, untuk menyambut transformasi digital, perlu dukungan pemerintah dan masyarakat. Apalagi, Indonesia telah mendapatkan bonus demografi sejak tahun 2020 lalu. “Bonus demografi pada tahun 2020 kemarin, sekitar 72 persen. Sehingga, bisa menjadi peluang peningkatan ekonomi Indonesia jika tidak dimanfaatkan dengan baik,” terang dia.

Di Malang, lanjut Sonny, bonus demografi bisa terlihat dengan munculnya tempat nongkrong. Sehingga, berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, serta potensi usaha di bidang digital lainnya.

“Bagaimana digitalisasi ini bisa menyelamatkan ekonomi. Contohnya, saat PPKM kemarin, banyak usaha yang tidak diizinkan berjualan, yang menyelamatkan justru platform-platform digital. Seperti e-commerce dan lainnya yang membuat ekonomi bisa tetap berputar,” papar dia.

Program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital

Sehingga, dia berharap, potensi anak muda bisa dimanfaatkan dengan baik. Salah satunya, dengan mengikuti program gerakan nasional 1.000 startup digital. Melalui program ini, calon founder startup akan mendapatkan pelatihan secara gratis selama enam bulan dan didampingi oleh mentor khusus.

READ  Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan USAID, Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

“Para calon pelaku startup akan mendapatkan pelatihan intensif. Sehingga, harapannya, bisa muncul startup baru di Malang. Sehingga, butuh dukungan juga dari pemerintah daerah untuk bergerak bersama mendukung ekosistem digital,” tandas dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Gerakan Nasional 1.000 startup digital. “Kemajuan Indonesia ada di pundak anak muda yang memiliki idealisme luar biasa. Apalagi, kondisi saat ini, membuat kita masuk ke era digitalisasi,” papar dia.

Baca Juga: Peletakan Batu Awali Pembangunan Kantor Bakal Klasis Omon Oset di Teluk Wondama

“Pada kesempatan ini, kami Pemerintah Kota Malang memberikan dukungan terhadap berbagai program untuk pengembangan potensi anak muda dan daerah. Salah satunya, yakni Gerakan Nasional 1.000 startup digital. Program yang diinisiasi oleh Kemenkominfo ini menggali potensi anak muda di bidang startup digital,” kata dia lagi.

Di Kota Malang, banyak potensi anak muda untuk mengembangkan startup. Kebanyakan, anak muda banyak mengembangkan aplikasi dan game. Kemudian, banyak yang mulai merambah videografi. Bahkan, potensi startup di Malang juga sudah merambah internasional, sesuai dengan jargon yang diangkat, Malang mendunia.

“Dengan banyaknya potensi anak muda startup, Kota Malang diproyeksikan menjadi Silicon Valley-nya Jawa Timur. Sehingga, ia menilai, program gerakan nasional 1.000 startup digital juga bisa mendukung perkembangan ekosistem digital untuk mendukung ekonomi kreatif,” tandas dia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*