Wali Kota Surakarta Gibran Kunjungi UNS, Pastikan PTM Sesuai Prokes

Wali Kota Surakarta

Surakarta, Jawa Tengah, Citynews.id – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka meninjau Pembelajaran Tatap Muka di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Rabu (8/9/2021). UNS mulai melakukan PTM secara terbatas dengan ketat sejak Senin (6/9/2021).

Didampingi Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho, Gibran mengunjungi tiga Fakultas yang telah menjalankan Pembelajaran Tatap Muka, yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Gibran menyambut baik antusiasme mahasiswa UNS yang hadir di perkuliahan tatap muka tersebut.

Baca Juga: Kasal Berangkatkan Satgas Covi-19 ke Papua, Gunakan Pesawat TNI AU

“Saya lihat tadi mahasiswa dan mahasiswinya juga semangat, yang mengikuti online juga semangat semua,” ujar Wali Kota Surakarta ini.

Selain mengunjungi beberapa kelas, Gibran juga menyapa mahasiswa yang mengikuti kelas secara online. Menurutnya pembelajaran luring dan daring (hybrid) di UNS ini sudah sangat ketat, mahasiswa tetap menggunakan masker di dalam kelas dan jumlah murid yang ada juga terbatas serta diikuti oleh mahasiswa lain yang bergabung melalui video conference.

Gibran berharap agar masyarakat tidak lengah dalam melaksanakan protokol kesehatan sehingga PPKM di Kota Solo bisa turun dan pembelajaran di setiap sekolah bisa dibuka kembali serta mampu membangkitkan perekonomian di sekitar sekolah terutama di kampus UNS.

“Mohon dukungan dari masyarakat Kota Solo, semoga Kota Solo bisa turun ke level 2 bahkan level 1 sehingga sekolah bisa kita buka dan roda ekonomi bisa berputar kembali,” ujar Gibran.

Secara khusus, Gibran juga meminta orang tua siswa untuk tidak khawatir dengan dimulainya Pembelajaran Tatap Muka di UNS. Ia menjamin, mahasiswa telah memenuhi syarat untuk mengikuti PTM, berangkat dan pulang dalam kondisi yang sehat.

READ  300 Warga Dapat Layanan Vaksinasi di Gereja Kristen Jawa Gandaria

Vaksinasi Untuk Pelajar di Solo

Sebelumnya secara umum, Pemkot Solo mulai mengizinkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) sejak penurunan status menjadi PPKM level 3. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengingatkan orang tua wajib mengantar jemput siswa.

Baca Juga: BNPT Dan RRI Tandatangani MOU, Waspadai Radikalisasi Di Ruang Publik

“Wajib. Wajib diantar, memang lebih baik diantar,” kata Gibran saat dijumpai di Balai Kota Solo, Rabu (1/9/2021).

Hal ini dilakukan untuk mencegah siswa berkontak dengan banyak orang. Namun untuk siswa dari kelompok tertentu, seperti yatim piatu, Gibran mengaku siap memberikan layanan antar jemput dengan armada khusus.

Terkait vaksinasi Corona bagi pelajar, Gibran akan melaksanakannya secara paralel dengan pelaksanaan PTM. Gibran menegaskan vaksinasi COVID bukan syarat untuk menggelar PTM.

“Biar masuk (sekolah) dulu, secara pararel kita vaksin. Sekarang capaiannya sudah 87 persen. Saya kira sudah amanlah, yang penting masker dipakai terus,” tutur Gibran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan saat ini proses vaksinasi khusus pelajar baru dimulai sehingga capaiannya masih sedikit. Namun menurutnya, vaksinasi pelajar saat ini menjadi prioritas bagi Pemkot Solo. [PemprovJateng]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*